Wednesday, October 31, 2007

"JEJAK LANGKAH"

Jejak langkah
karya Pramoedya Ananta Toer

Akhirnya, selesai juga buku ini setelah membaca sejak november 2007.
Ya, baca nya nyicil, di sela sela waktu menunggu di ruang tunggu manapun. Dan akhirnya selesai setelah beberapa proyek selesai sehingga bisa agak jenak membaca di sela sela jeda waktu yang ada.

Buku ini adalah buku ketiga setelah Bumi Manusia dan Anak Semua Bangsa.
Awal membaca buku ini, saya sangat tertantang untuk dapat segera menyelesaikannya. Tentu saja karena si tokoh yang bernama Minke ini pindah ke Batavia untuk sekolah dokter.

Sepertinya semua berjalan lancar lancar saja untuk mengubah hidup Minke menjadi seorang dokter. Namun di paruh pertiga buku, semuanya mulai berubah.
Saat mengenal dokter jawa yang berpropaganda soal kebangkitan di beberapa wilayah di luar Hindia, mengenal pelarian Tiongkok yang kemudian menjadi istrinya.
Dan kehidupannya jadi berubah total setelah istrinya yang orang Cina asli tersebut meninggal, dan Minke sendiri dipecat dari sekolah dokter.
Sendiri ia berusaha membuat orang orang sadar akan pentingnya berorganisasi secara modern. Dan akhirnya terbentuklah organisasi pertama yang diberi label sarikat priyayi. Organisasi tersebut tidak bertahan lama.
AKhirnya media tulis menjadi sarana untuknya berjuang. Menerbitkan "Medan" yang berbahasa Melayu membuat dirinya menjadi orang penting pada masa tersebut.

Sempat sedikit enggan membaca buku ini mulai pertengahan buku. Ceramah tentang kebangsaan yang bertele tele membuat saya berhenti sejenak membaca.
Akhirnya, begitu semangat membaca mulai naik, saya lalap habis buku ketiga ini. Seru juga sepertiga terakhir buku ini.

Buku ketiga berakhir dengan ditangkapnya Minke oleh penguasa saat itu dengan alasan yang tanpa alasan.

Memang membuat penasaran endingnya..
jadi... harus secepatnya membaca RUMAH KACA

No comments: